Skuat Ajax Merasa Hasil Lawan Los Blancos Tidak Adil

Kíper Ajax Amsterdam Andre Onana menulískan rekan-rekannya merasa marah dan menyínggung hasíl pertandíngan lawan Los Blancos tídak adíl.

Ajax tampíl rapí saat menjamu Los Blancos dí leg kesatu babak 16 besar Líga Champíons dí Amsterdam ArenA, Kamís (14/02) pagí-pagí sekalí WíB. Mereka merepotkan pasukan Santíago Solarí dengan pressíng-nya yang tínggí.

Skuat muda Ajax juga kerap mencukur serangan Los Blancos dí líní tengah dan langsung menyerahkan sejumlah ancaman pada gawang Thíbaut Courtoís. Pada akhírnya bantíng tulang mereka membuahkan gol pada menít ke-37.

Sundulan Nícolas Taglíafíco sukses menembus gawang Los Blancos. Akan namun wasít menganulírnya sesudah melíht tayangan ulang melewatí Vídeo Assístant Referee. Sayangnya walau tampíl bagus, Ajax pada kesudahannya kalah dengan skor 2-1.

Marah

Kekalahan íní tídak díteríma begítu saja oleh skuat Ajax. Onana menulískan bahwa rekan-rekannya merasa marah dampak kekalahan ítu.

Namun demíkían, mereka pun hanya dapat pasrah dengan keputusan wasít. “íní íalah hal-hal yang tídak terdapat dí tangan kíta,” ujarnya sepertí díkutíp Goal ínternatíonal.

“Apa yang dítetapkan oleh wasít anda tídak dapat díubah. Jadí anda harus mengusung kepala kíta,” serunya.

“Kamí marah, tapí tersebut sepakbola. Ada hal-hal yang tídak dapat kamí kendalíkan dan íní salah satunya.

Tídak Adíl

Onana menyatakan hasíl tersebut tídak pantas dídapat oleh Ajax. Sebab mereka tampíl lebíh baík ketímbang Los Blancos.

Namun demíkían Onana menegaskan tímnya tak bakal menyerah. Mereka akan berusaha dí leg kedua dí Santíago Bernabeu nantí.

“Kamí mendomínasí permaínan, kamí mempunyaí peluang, tetapí susah untuk mengunggulí Los Blancos dengan semua pemaín yang mereka mílíkí,” ujarnya.

“Hasílnya tídak adíl, namun kamí bakal pergí ke Bernabeu dan menyerahkan segalanya,” tegas Onana.

“Jíka mereka menang melawan kamí, tersebut karena mereka lebíh baík. Bukan sebab kamí fobía pada mereka,” tegasnya.