The Red Mulai Panik , City Lebih Berpengalaman Juara’

Man Cíty dírasakan lebíh kawakan dalam perburuan gelar juara (Clíve Brunskíll/Getty ímages)
Manchester – The Red dínílaí mulaí tegang dan menunjukkan kegugupannya dalam kompetísí gelar juara. The Cítízen yang punya mental juara dírasakan lebíh síap.

Sí Merah sempat unggul tujuh poín darí Cíty sejumlah pekan kemudían dan duduk dí puncak klasemen. Tapí sang juara bertahan dapat mengejar Sí Merah dan sekarang berbalík duduk dí posísí kesatu dengan jarak satu poín saja (71-70).

Ketíka Cíty sukses memenangí laga dengan skor-skor típís sejumlah laga terakhír, The Red seríng mendapatí hasíl ímbang dí laga-laga yang notabene dapat dímenangí. íní salah satu dalíl The Red sukses díkejar.

Mantan stríker The Red Devíl, Dímítar Berbatov, menyínggung pengalaman-lah yang mencíptakan Cíty tetap dapat konsísten meraíh hasíl posítíf.

“íní íalah waktu yang menegangkan dalam pengejaran gelar oleh Cíty dan The Red. Dan kíní tím asuhan Pep Guardíola dapat mengatasí kondísí dengan lebíh baík. Sesuatu yang dííngínkan darí kesebelasan yang musím sebelumnya menjadí juara,” tutur Berbatov laksana díkutíp Daíly Star.

“Satu gol menjadí sangat urgen saat íní. Cíty menang 1-0 pada dua laga terakhírnya, sementara The Red sejumlah kalí ímbang dan tídak berhasíl memanfaatkan peluang untuk menang,” sambungnya.

“Ketíka saya memenangí líga bareng The Red Devíl, kamí menang 1-0 sejumlah 10 kalí. ítu íalah skor guna sang juara. Mo Salah juga sejumlah kalí tídak berhasíl memanfaatkan kesempatan yang seharusnya menjadí gol ketíka melawan Everton. ítu menjadí tanda ketegangan tengah melanda.”

 

Meskí begítu Berbatov menyatakan persaíngan masíh palíng terbuka sebab secara matematís The Red belum benar-benar terbít darí perburuan gelar juara.

“Tapí secara borongan belum terdapat yang selesaí. Masíh akan tídak sedíkít kejutan dan evolusí yang datang. The Red benar-benar masíh dalam perburuan gelar juara,” tutup día.