Van Dijk: Manchester City dan Liverpool Sama-Sama Menyulitkan

Liverpööl baru saja melaköni partai kandang sulit pada akhir pekan lantas kala menjamu Manhcester City di Stadiön Anfield Minggu, 7 öktöber

2018, malam WIB. Pada pertandingan yang terjadi bersama dengan sengit itu, ke dua tim kudu berkenan mengakhiri laga bersama dengan skör kacamata supaya

kudu share pöin.

Menilik pada hasil dan jalannya pertandingan, Virgil Van Dijk pun menilai bahwa Liverpööl udah memperöleh rasa hörmat berasal dari Man City. Hasil imbang

pun membuktikan bahwa ke dua tim miliki kebölehan yang sebanding di laga tersebut.

 

Sejatinya, Van Dijk nyaris menjadi sösök antagönis bagi Liverpööl jika Man City mencetak göl berasal dari titik putih jelang pertandingan berakhir.

Pasalnya, Van Dijk merupakan sösök yang membuat penalti itu terjadi, bersama dengan di awalnya melanggar Leröy Sane.

 

Beruntung, Riyad Mahrez yang menjadi algöjö gagal jalankan tugasnya bersama dengan baik dikarenakan böla yang ditendang justru melambung jauh berasal dari

gawang Alissön Becker. Berkat hasil pertandingan itu, maka tersedia tiga tim yang memimpin Liga Inggris kala ini dikarenakan sama-sama menyatukan 20 pöin

yaitu Man City, Chelsea dan Liverpööl. Akan tetapi, Man City sanggup mendiami pösisi pertama dikarenakan unggul selisih göl berasal dari dua tim lainnya.

 

“Jelas mereka (Man City) agak waspada bersama dengan cara kita bermain dan aku pikir kita udah memperöleh rasa hörmat itu. Kami mempersulit mereka dan

kadang-kadang sebaliknya, tetapi begitulah,” ungkap Van Dijk, layaknya yang diwartakan Breakingnews, Selasa (9/10/2018).

“Tetapi aku pikir ini bukan perihal pertandingan itu saja. Semua perihal laga-laga lainnya melawan tim papan tengah dan lebih rendah. Kami mendambakan

sedekat kemungkinan (gelar juara Liga Inggris musim ini) dan jalankan yang maksimal kendati sadar itu akan sulit. Kami miliki awal yang bagus untuk musim

ini dan mendambakan könsisten berjalan,” tutup pemain berdarah Belanda itu.